
Bayangkan
apabila Anda adalah pemilik sebuah toko. Tadi malam jam 22:06 Anda
mengalami musibah yang tidak terduga saat pelanggan Anda mengeluarkan
sebuah pistol dan meletakkannya di kepala Anda dan meminta semua uang
tunai yang ada. Anda ketakutan dan memberinya uang. Untungnya Anda
memiliki sistem CCTV dan menyerahkan rekaman itu ke polisi. Tapi
Sayangnya, wajah perampok tidak dapat diidentifikasi karena penempatan
CCTV yang tidak tepat. Pasti Anda akan sangat kecewa dengan CCTV yang
selama ini Anda gunakan.
CCTV adalah jaringan kamera yang tersambung ke sistem pemantauan
sehingga berbagai lokasi atau sudut dapat dilihat. Manfaat menerapkan
sistem CCTV lebih besar daripada kelemahannya karena beberapa alasan.
Pikirkan bagaimana sistem CCTV telah membantu masalah lalu lintas kita.
Kamera yang terpasang di jalan raya memungkinkan kecelakaan dan
kemacetan lalu lintas untuk ditemukan lebih cepat sehingga lalu lintas
dapat dialihkan. Untuk bank, bandara, pusat perbelanjaan, pangkalan
militer dan lain-lain, sistem CCTV terbuki bermanfaat terhadap tindak
kejahatan.
Ada beberapa kekurangan sistem CCTV, antara lain :
CCTV sistem biasanya mahal. CCTV dapat dianggap sebagai pelanggaran
privasi. Juga, sistem dapat gagal karena DVR yang rusak, sehingga
kejahatan tidak tercatat.
Untuk CCTV yang masih menggunakan kaset VHS untuk merekam video kaset
VHS sering dipaksa untuk terus merekam sampai melampaui batas logis.
Sehingga, ketika rekaman di ambil gambar menjadi blur atau tidak layak.
Pada contoh toko di atas, kamera berada di posisi yang salah. Kamera
dipasang pada tempat yang tidak sesuai dengan seharusnya. Berikut solusi
untuk mengatasi kegagalan dalam memasang CCTV :
Pertama : Rencanakan tata letak sistem CCTV sistem Anda. Jangan memasang
CCTV sistem tanpa perencanaan yang jelas. Gambarlah diagram tata letak
CCTV sistem, dan menggunakannya sebagai gambaran Anda untuk menempatkan
posisi kamera. Pertimbangkan posisi kamera pada bagian-bagian yang
diangap rawan dan penting. Kemudian tepatkan kamera untuk mencakup semua
aktivitas potensial.
Kedua: Gunakan perekam video digital yang langsung merekam ke hard
drive. Jika memungkinkan, jangan menggunakan VHS dan latihlah karyawan
Anda untuk menggunakannya dengan benar.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa DVR adalah lebih unggul dari VHS.
1. Kualitas gambar DVR Jauh lebih
2. Kemampuan untuk melihat kamera atau rekaman dari lokasi lain melalui Internet
3. Kemudahan dalam menyalin gambar dari lokasi kejadian
Ketiga: Pastikan untuk memperhitungkan kondisi pencahayaan serta posisi
matahari. Pastikan ada cahaya di mana kamera Anda berada, pertimbangkan
posisi matahari, jangan menghadapkan kamera ke arah matahari karena akan
menyebabkan iris pada kamera sehingga gambar akan terlihat gelap.
Keempat : Rencana posisi kamera untuk segala suasana. Saya mendengar
bahwa jika Anda ingin merampok bank, pakailah topi atau helm. Mengapa
instalatir menempatkan kamera CCTV di posisi tinggi yang tidak akan
pernah menunjukkan wajah seorang penjahat?
Kelima: Bersihkan Kamera dengan teratur. Terutama kamera outdoor karena
akan banyak debu yang menempel sehingga dapat menutupi permukaan lensa
kamera.
Keenam: Jangan gunakan kamera nirkabel. Jika memungkinkan, gunakan kabel
untuk seluruh jaringan Anda. Kamera nirkabel tidak dapat diandalkan,
terutama dalam badai.
sumber : http://blog.21cctv.com/2013/05/masalah-cctv-dan-solusi.html